Sabtu, 29 Mei 2010

Kompensasi Maurinho Disepakati


Senin ini Real Madrid akan mengumumkan Jose Maurinho sebagai pelatih, setelah dicapai kesepakatan kompensasi dengan Inter Milan.

Kedua Presiden tim bertemu di Milan untuk membereskan detail perpindahan Maurinho ke tim yang telah meraih juara Champion sembilan kali, Real Madrid, setelah sebelumnya sukses meraih treble winner bersama Inter Milan.

Inter tidak menyebutkan detail perjanjian antara presiden Massimo Moratti dengan compatriotnya dari Real Madrid, Florentino Ferez. Tapi banyak sumber yang menyebutkan Inter menerima sekitar 9,8 juta Euro dari Real Madrid.

Mourinho sukses membawa tiga thropy musim ini ke Giussepe Meazza, dan yang puncaknya adalah kemenangan sensasional atas Bayern Munchen di Bernabeu Stadium.

Real Madrid mengikat Mourinho setelah minggu sebelumnya memecat Manuel Pellegrini setelah musim lalu tanpa satu pun trophy yang diraih, padahal mereka telah menghabiskan dana lebih dari 250 juta Euro.

Perez mengatakan bahwa mereka perlu darah segar dan yakin bahwa Jose Mourinho adalah sosok yang tepat. Kepindahan Mourinho ke Real Madrid telah merubah arah Perez dalam membangun tim, dimana sebelumnya lebih banyak menginvestasikan dananya pada pemain terbaik dunia daripada pelatih yang berkualitas.

Kita lihat saja pembuktiannya di musim depan.....

Argentina final squad


Inilah skuad resmi Argentina untuk Piala Dunia 2010, Coach Maradona masih tetap dengan pendiriannya untuk tidak memasukkan Javier Zanett, yang sukses bersama Inter Milan, ke dalam skuadnya.
Yang cukup mengejutkan adalah masuknya winger Liverpool, Maxi Rogriguez, dengan penglaman di Piala Dunia Junior, Maradona mengangap layak masuk tim inti.


Kiper: Sergio Romero (AZ Alkmaar), Mariano Andujar (Catania), Diego Pozo (Colon)

Defender: Gabriel Heinze (Olympique Marseille), Martin Demichelis (Bayern Munich), Nicolas Otamendi (Velez Sarsfield), Walter Samuel (Inter Milan), Clemente Rodriguez (Estudiantes de La Plata), Nicolas Burdisso (ASRoma), Ariel Garce (Colon)

Midfielders: Javier Mascherano (Liverpool), Jonas Gutierrez (Newcastle United), Angel Di Maria (Benfica), Mario Bolatti (Fiorentina), Juan Sebastian Veron (Estudiantes de La Plata), Javier Pastore (Palermo), Maxi Rodriguez (Liverpool)

Forwards: Lionel Messi (Barcelona), Gonzalo Higuain (Real Madrid), Carlos Tevez (Manchester City), Sergio Aguero (Atletico Madrid), Diego Milito (Inter Milan), Martin Palermo (Boca Juniors)

Sabtu, 09 Agustus 2008

Unjani-ku



Hampir 7 tahun kampus ini kuhuni dengan segala kelebihan dan kekurangannya, banyak perubahan yang kulihat setelah 8 tahun kutinggalkan. Tanah lapang yang dulu tempat kami bermain bola, tempat opspek anak baru dan tempat segala kegiatan ternyata sudah berubah menjadi lapang tenis dan lapangan futsal. Sebuah peningkatan sebenarnya, tapi entah kenapa buatku ada sesuatu yang hilang, dari sebuah lapangan kecil yang ramah dengan pohon rindang dan rumput yang menyegarkan telah berubah menjadi sebuah lapangan keras yang angkuh dan sombong. Lapangan beton dan kerangkeng kawat seolah menjadi sebuah simbol...tapi aku tak tahu simbol apa itu.

Kemajuan yang progressif...tapi terasa sombong mungkin karena aku terlalu terbuai masa lalu ya.....

Salam buat semua anak Mesin 93...

Rabu, 06 Agustus 2008

MY LOVELY SON


Sangat membahagiakan ternyata, anakku akhirnya lulus dari Play Group. Diusianya yang menginjak 4,5 tahun dia cukup pintar untuk anak seusianya. Dan ku harap ini baru permulaan, aku ingin menghadiri dan merasakan kebahagiaan setiap tahapan kelulusannya. Dari mulai Play Group saat ini, TK, SD dan akhirnya aku bisa menghadiri kelulusan sarjananya.

Ternyata baru kurasakan kebahagiaan seorang ayah, yang mungkin dulu dirasakan oleh kedua orangtuaku. Jika saja aku tahu sejak dulu, betapa akan bahagianya seorang ayah jika melihat keberhasilan anaknya, .....aku mungkin akan belajar lebih keras lagi.

Selamat anakku, semoga kamu sukses jauh melebihi ayahmu ini.

AMIN.....

Kamis, 31 Juli 2008

Cara Kaya di Internet

Banyak situs menawarkan cara mudah untuk mendapatkan uang di Internet, tetapi setelah kita coba ternyata tidaklah semudah yang diiklankan. Hal ini telah banyak mengelabui para browser2 baru dan akibatnya banyak yang antipati terhadap hal tersebut.

Oleh sebab itu penulis menawarkan sebuah Community yang benar-benar dapat menghasilkan uang, dengan hanya meng-klik myviewin andasudah mendapat 5USD.

Tidak percaya ? Coba saja.

Selasa, 22 Juli 2008

PERSIB BLUNDER


PERSIB kalah telak dari Persija....3-1

Sangat kontradiktif dengan judul tulisan saya sebelumnya ‘PERSIB MENANG TELAK EUY!’, sebuah kenyataan pahit yang kembali harus ditelan oleh publik sepakbola Bandung. Yang saya sangat tidak mengerti adalah mengapa Jaya Hartono tidak merubah formasi yang diturunkan pada saat menghadapi Persela, blunder yang sangat fatal. Sudah sangat jelas bahwa Persija secara kualitas lebih baik daripada Persela, saya coba bahas lini per lini kesalahan strategi pada saat menghadapi Persija.

1.Penjaga Gawang

Mengapa tetap mempertahankan Cecep daripada memasang Tema, sebuah konsep yang aneh. Karena secara kualitas dan agresifitas, jelas bahwa Tema lebih unggul dan keunggulan ini diperlukan untuk menghadapi tim seperti Persija yang mempunyai counter attack yang sangat cepat. Seharusnya Jaya Hartono tidak terpesona oleh satu pertandingan saja pada saat Cecep menggagalkan Pinalti Persela......

2.Pertahanan

Seharusnya Nyeck dan Nova diinstruksikan untuk lebih sabar dan lebih disiplin untuk bertahan, tidak bisa mereka tetap tampil agresif seperti pada saat menghadapi Persela. Pemain Persija lebih mempunyai speed dibandingkan dengan Persela, dan hal ini terbukti pada saat pemain Persib gagal melakukan serangan dengan cepat mereka bisa melakukan counter attack yang sangat merepotkan pertahanan Persib.

3.Tengah

Lini tengah jelas yang paling fatal dilakukan oleh Jaya Hartono, disini diturunkannya Haryono menggantikan Suwita Patha sangat sembrono karena dengan tensi permainan yang tinggi diperlukan pemain yang lebih matang dan bisa menjadi inspirator bagi rekan-rekannya. Haryono jelas gagal menjalankan fungsi itu, dimana dia tampil keras tapi tanpa konsep akibatnya banyak pelanggaran yang terjadi didaerah berbahaya Persib.
Memaksakan Hilton untuk beroperasi di lini kanan Persib jelas sangat tidak efektif untuk melawan tim sekelas Persija, Hilton akan lebih berbahaya jika ditempatkan sebagai striker berdampingan dengan Arisf atau Bastos.
Diposisi ini akan lebih baik jika Atep diturunkan.


4.Depan

Memaksakan Bastos untuk berduet dengan Arief, jelas sangat tidak menyimak hasil pada laga lawan Persela. Duet ini jelas tidak tampil maksimal karena type permainan yang nyaris sama, seharusnya mungkin akan lebih eksplosif jika Bastos atau Arief berduet dengan Hilton.

Menurut saya nyaris tidak ada elemen kejutan untuk menghadapi Persija, semuanya begitu mudah ditebak. Dan hasilnya pun mudah di tebak bukan ?
Ayo Bangkit lagi di pertandingan selanjutnya.......

Hidup Persib!!!

Sabtu, 19 Juli 2008

Debut kedua Peter Crouch


From Sky Sport

Peter Crouch membuat debut keduanya bersama Portsmouth sebagai juara FA Cup dengan mengalahkan Swindon Town 3-1 di County Ground.

Dikontrak dari Liverpool awal bulan ini, Crouch menjadi pemain pengganti pada babak kedua saat melawan tim LeagueOne.

Swindon membuka keunggulan dari hasil pinalti Simon Cox setelah pelanggaran atas Noe Pamarot. The Pompey membalas setelah Herman Hreidarsson lolos dari jebakan offset dan berhasil memperdaya penjaga gawang Peter Brezovan.

Pompey memimpin setelah Jermain Defoe mencetak gol dari titik pinalti setelah OJ Koroma dijatuhkan oleh Peter Brezovan.

Defoe digantikan oleh Crouch pada babak kedua dan menjadikan debut keduanya bersama the Pompey musim ini.

The Pompey memastikan kemenangan setelah pada akhir babak kedua sebuah umpan silang dari Ben Sahar diselesaikan denagn cantik oleh pemain pengganti Danijel.